2017 Saatnya Beralih ke si Hijau, karena Sang Legenda telah Jauh Tertinggal!

 

We are social dan Hootsuite bulan lalu Januari 2017 meliris daftar social media populer di awal tahun. Lebih dari setengah penduduk dunia saat ini menjadi pengguna aktif internet.


Tidak surprise memang melihat penignkatan pengguna internet di setiap tahunya. Hal ini tercermin dari peningkatan yang selalu terjadi pada tahun-tahun sebelumnya. Namun ada perubahan yang cukup signifikan dari social messenger yang terjadi. Meski bukan di Indonesia saja, Si Hijau atau yang akrab kita sebut WhatsApp meningkat dari 950 juta pengguna aktif menjadi 1M pengguna aktif.

WhatsApp berhasil naik ke peringkat ke dua sebagai social messenger yang paling diminati penduduk dunia. Aplikasi dengan logo telepon genggam ini  berhasil mengalahkan rivalnya yaitu BBM (Blackberry Messenger). Hal ini dipengaruhi oleh pemutusan kerjasama kedua perusahaan asal benua Amerika yang resmi diputus Januari bulan lalu. Pemutusan kerjasama ini menyebabkan pengguna harus di hadapi dua pilihan, Pertama mereka harus berganti gadget jika ingin tetap menggunakan fasilitas pesan instan karya Jan Koum. Kedua, pengguna bertahan pada blackberry smartphone dengan aplikasi unggulanya yakni BBM.

Meski tanpa rasa malu, Saya merupakan salah satu pengguna aktif BBM sampai saat ini. Empat tahun lebih saya menikmati berkomunikasi dengan Si Hijau karena banyak juga teman-teman yang menggunakan applikasi ini sebagai ruang percakapan yang nyaman untuk chatting. Hal ini di perkuat dengan sucinya aplikasi ini dari iklan-iklan liar. Tak seperti Sang Legenda yang seringkali selalu ‘memaksa’ ke setiap penggunanya untuk subscribe berbagai macam chanel  yang bagi saya kurang efektif.

Sebenanrnya saya bukan menjelek-jelekan Sang Legenda, namun bagaimana kalian bisa membohongi rasa yang kalian rasakan selama ini? setidaknya keluhan saya bukan mengada-ada melainkan saya memposisikan sebagaimana penguna yang semestinya. Setidaknya kita juga bagian dari kisah sukses sejarah Sang Legenda yang pernah merasakan kenangan manis sebagai messenger no satu dikelasnya. Saya juga sempat bangga lho, kala itu.

Sekarang sudah saatnya berhenti menjadi idealis bersama sang legenda, bagaimanapun kenyamanan dalam berkomunikasi tetap menjadi prioritas utama kala user berpaling ke lain applikasi. Selamat beralih !

 

 

Advertisements

One thought on “2017 Saatnya Beralih ke si Hijau, karena Sang Legenda telah Jauh Tertinggal!

  1. Aku udah pake wa dari tahun 2010, waktu jaman hp nya masih nokia E63 hahaha. Sampe sekarang masih pake wa, ditambah line sih. Kalau bbm dari dulu gak pake karena gak nyaman aja, entahlah 😛

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s