Beginilah hal yang paling mengecewakan selama 17 tahun.

Cinta ini telah terbentuk selama tujuh belas tahun lalu, kala itu adalah  pertama kali saya jatuh cinta padanya, tim raksasa italia ini.

Menjadi fans bola memang gampang-gampang susah. Berdebat sudah makanan sehari hari, dari prestasi, sejarah, sampai para legendanya. Hal yang paling bahagia adalah ketika melihat tim favoritnya menang, apalagi bisa mengangkat trofi Champions League. Bagaimanapun kekalahan adalah menjadi momok di setiap pertandingan. Bukan berarti takut mendapatkan kekalahan, malah belajar dari sebuah kekalahan adalah kewajaran setiap tim.

Namun hal ini berbeda dengan apa yang telah di takdirkan di kota cardiff pada 3 juni lalu. Hasil kemarin sangat mengecewakan, saya hanya tak bisa berkomentar banyak dengan apa yang terjadi kemarin. Benar-benar menyakitkan.

Selama ini saya belum pernah sekalipun merasakan bahagianya melihat tim favorit saya juara di pentas tertinggi eropa itu. Menunggu tim ini untuk mampu bertading pada laga terakhir adalah harapan setiap tahun. Gagal, gagal dan gagal lagi hanya itu saja yang terjadi dalam tujuh belas tahun ini. Entah bagaimana tuhan mengatur cinta ini, dan jujur saja kegagalan kemarin menjadi salah satu kekecewaan saya selama ini.

Komentar Massimo Allegri setelah pertandingan  :

“We played a really good first half and didn’t make the most of our chances. [Miralem] Pjanic had a knee problem, Real Madrid raised the tempo and we had a tough 15 minutes. – Source

And here is my reaction : Thank you Ale.

I know juve, I love you somehow the last match wasn’t enough for me.

I had been crying, hurt, and suffer when Italy lost by Korea in WC 2002, lost in Old Trafford (2003) and Berlin (2015) But in Cardiff was the most suffer match that I ever saw.

It was an embrassing moment, not only for players but also fans around the world who has the feeling to you. The hashtag said #It’sTimeToBeProud but so hard to accept it as easy as The Hashtag written.

And I saw Buffon reaction after we lost and I know how that affect his heart. Then my tears just fall down.

Terimakasih, AC Milan, Barcelona dan Real Madrid yang telah memberi pelajaran untuk kami berkali kali di partai puncak. Ini akan menjadi momen yang tak akan pernah saya lupakan. Suatu hari nanti kami pasti akan mengangkat trofi Champions!

Then he (Massimo Allegri)  replied :

“We begin next season determined to have another great Champions League campaign, win the Scudetto and the Coppa Italia. We need to gather our thoughts, fire up our energy and fight back, because we can learn from this and improve.”

source : 

 

Advertisements

One thought on “Beginilah hal yang paling mengecewakan selama 17 tahun.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s