Kampung Warna-Warni Menjadi Potret Bagaimana Pergesaran Model Pariwisata di Masa Depan.


Interaktif, explorasi budaya  dan kehidupan masyarakat setempat.


 

Kampung Wisata Jodipan (KWJ), menjadi tempat wisata yang cukup unik dan inovatif. Hal ini terlihat dari bagaimana keterlibatan masyarakat lokal sebagai bagian dari pengelolaan tempat wisata tersebut. Mereka menjadi lebih aktif dalam aktifitas ekonomi daerah, mengurangi angka pengangguran dan juga meningkatkan kesejahterahan masyarakat lokal.

Hal inilah yang membuat KWJ menjadi lebih komunikatif dari segi budaya dan keberlangsungan hidup masyarakat setempat.

 Jika kita melihat beberpa tahun kebelakang kampung ini memang tekenal dengan kampung ‘Kumuh’. Sebelum akhirnya kejaiban datang dari beberapa mahasiswa pengagas ide ini muncul. Secara mengejutkan kampung ini menjelma sebagai salah satu kampung indah di Indonesia. Menjadi salah satu destinasi wisata yang tak kunjung sepi, bahkan orang-orang dari berbagaimacam negara berkunjung untuk sekedar penasaran untuk berkunjung.

Melihat dari budaya berwisata masyarakat satu dekade kebelakang ketika belum maraknya teknologi dan komunikasi, sebagian besar masyarakat kita kurang peduli terhadap keberlangsungan sebuah destinasi wisata. Menurut saya hal ini dilihat dari minimnya pengelolaan exploarasi  budaya kawasan wisata tersebut dan kerjasama antara stakeholder dan masyarakat setempat.

Kali ini saya berkunjung untuk pertamakalinya secara langsung serta beinteraksi dengan beberpa masyarakat disana. Cuaca cukup mendukung sekitar pukul 14.54 WIB langit kota Malang begitu cerah. Banyak sekali orang-orang mengantri untuk melihat apa saja yang terjadi serta bagaimana orang-orang hidup di daerah tersebut.

DCIM100MEDIA
Anak-anak selfie ria di sepanjang jalan utama Kampung Wisata Jodipan (KWJ)

Mengutip dari World Travel Tourism Council (WTTC) kampung wisata ini cukup berpotensi sebagai inovasi untuk destinasi wisata dimasa mendatang. Salah satu nilai yang paling menonjol adalah dengan adanya keterlibatan masyarakat setempat terhadap keberlangsungan wisata. Hal ini seperti yang telah dikembangkan oleh Federasi Wisata Dunia, ketika terjadi di negara lain, yaitu  Mumbai, Dharvi slum india. Sebuah daerah yang cukup padat ditambah dengan kondisi pemukiman miskin mampu menjadi sebuah destinasi wisata yang menarik dengan kerjasama antara perusahaan dan masyarakat lokal.  Kota ini juga merupakan salah satu pemenang Winner of Tourism for Tomorrow Award (2015). Kuncinya ialahdengan memanfaatkan kolaborasi baik antara masyarakat setempat dengan sebuah instansi atau organisasi setempat.

 

DCIM100MEDIA
Salah satu tembok rumah warga Kampung Wisata Jodipan yang warna-warni.
6
Melekatnya kehidupan masyarakat setempat yang berkolaborasi dengan keindahan tempat wisata menambah nilai seni.

Encouraging visitors to walk or use public transport, renovating unused industrial buildings for tourism purposes, creating a sense of place through design, culture and cuisine, and engaging residents in tourism planning and promotion are all increasingly on the agenda for urban destinations.

Source :  https://medium.com/@WTTC/sustainable-tourism-the-past-present-and-future-9abfad0ea035

            Oleh karena itu dengan maraknya promosi pariwisata di Indonesia, ada baiknya pengelolaan pariwisata dikendalikan secara efektif dalam bekerja sama antara stakeholder dan masyarakat setempat dalam membangun sebuah destinasi wisata yang berkelanjutan.

 

Beberapa koleksi foto yang diambil bersama rekan saya :

DCIM100MEDIA
View KWJ dari dasar kampung.
IMG_20170629_165933
Hiasan payung yang menarik memberikan nilai seni yang indah.
IMG-20170629-WA0004
Dua orang Traveller dari Jerman, tertarik untuk mengunjungi kawasan ini.
DCIM100MEDIA
Biar ada dokumentasi bisu ~ haha

 

Advertisements

3 thoughts on “Kampung Warna-Warni Menjadi Potret Bagaimana Pergesaran Model Pariwisata di Masa Depan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s