Mengunjunggi Pulau Privat, Bintan

Kamis pagi sekali (21/3), saya menyiapkan pakaian, peralatan meliput dan cek jadwal penerbangan. Hari itu saya akan terbang ke Pulau Bintan, Kepulauan Riau untuk meliput PT Angkasa Pura II (Persero) yang akan mengadakan ‘Air lines Gatherig 2018’.

Sejujurnya, awalnya saya tidak mengetahui di mana letak pulau Bintan itu, hingga beberapa saat setelah mendapat kiriman undangan peliputan, saya penasaran untuk langsung menuliskan ‘Pulau Bintan’ di Mbah Google.

Taraaaaa !

Ternyata Mbah Google menunjukkan pulau Bintan dengan berbagai gambar pantai, resort mewah, serta balkon indah layaknya Maldives. Terlihat seperti kawasan khusus wisata ‘elit’.

Hari itu benar-benar excited banget, baru kali ini kunjungan terjauh dengan jarak 1.697 Km dari Jakarta Selatan. “Memang Indonesia itu indah,” dalam benakku beberapa saat setelah melihat hasil gambar Mbah Google.

Sesampainya di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) saya lalu mencari beberapa makanan untuk menganjal perut, kurang lebih sekitar pukul 06.30 WIB.

Saya berjalan di sekitar kawasan terminal 1-2 tetapi hanya beberapa outlet saja yang buka. Akhirnya saya putuskan untuk membeli 1 buah Burger di AW dengan harga Rp 20.000 ribu, not bad lah, sebenernya mau beli Hot Tea tapi terlalu mahal pikirku dengan harga setara 1 buah Burger, saya pikir saya masih dapat membeli di Indomaret Point yang kebetulan jaraknya cukup dekat.

Terminal 1 Bandara Soetta

Sejenak saya duduk dengan membuat berita pagi, perut juga mulai terisi, haha. Beberapa orang juga mulai berdatangan untuk breakfast sambil membuka laptop, mungkin bekerja atau juga main sosmed, saya enggak tau.


Perjalanan Awal

Saya bersma 3 teman saya, pertama dari media Bisnis Indonesia, Kompas.com dan Liputan6.com. Kami saling berkenalan di awal pertemua, selanjutnya kami cepat akrab satu sama lain. Beberapa saat datang Mas Alfan salah satu staff humas dari Angkasa Pura II, yang menjemput dan menemani kami selama perjalanan.

Sekitar 1,5 jam perjalanan dari Soetta – Raja Haji Fisabilillah, salah satu bandar udara di kawasan Bintan, Kepulauan Riau. Perjalanan awal kami menggunakan jasa Lion Air, seperti biasa delay, tapi kita dapat memakluminya. Sambil ngobrol teman saya Pak Herman dari Bisnis Indonesia bilang, ” Haha udah biasa memang Lion Air itu, mungkin memang mereka ambil segmen yang beda sama yang lain,” ucapnya di departure seat.

“Kan memang orang Indonesia udah biasa beli tiket mendadak,” timpalnya

Selain itu memang masih terbatas untuk jadwal penerbangan di Bintan, selama ini penerbangan terakhir hanya pada pukul 13.05 WIB dari Bintan-Jakarta, jadi kami tidak menggunakan jasa Garuda Indonesia.

Bandara Raja Fisabilillah – Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau

Dalam perjalanan awal kami berkunjung ke salah satu rumah makan di kawasan dekat pesisir pantai.

Anggin kencang meniup suasana siang itu, air laut yang jernih kehijauan, cukup memanjakan mata kami sembari menikmati santapan siang khas makanan laut, seperti Ikan Sembilan, yang dagingnya empuk mirip tuna serta sedikit sekali duri dengan kuah santan kental warna kuning mewarnai mangkuk putih. Ada lagi udang, dan menariknya salah satu masakan yang sangat familiar bagi masyarakat Bintan yakni Kongkow.

Kongkow merupakan salah satu kuliner khas di sana, seperti kerang tetapi sudah dimasak dengan cara direbus, ditambah bumbu asin gurih. Cara memakanya dengan menusukkan tusuk lidi ke arah dalam hingga kita tarik keluar daging dari kerang tersebut. Rasanya kenyal, namun hati-hati di ujung permukaan daging kalian harus memutusnya, karena ada sirip atau apa ya namanya itu biar engga melukai lidah saat dimakan.

Tapi overall masakan di Bintan 95% josss ! benear-benar top!


Bintan Lagoon Resort

Sore hari setelah kami istirahat sejenak, meski sebenarnya sambil telfon-telfon narsum. Kami diajak Mas Alfan untuk survey lokasi acara untuk keesokan harinya yaitu di Bintan Lagoon Resort.

Pulau Bintan memang sangat berambisi untuk mendatangkan sebanyak-banyaknya wisatawan, baik lokal maupun mancanegara. Mereka juga sedang membuat sebuah proyek ‘The New Bintan Airport’ nantinya bandara ini akan beroperasi pada tahun 2020, hingga menargetkan 5 juta pengunjung per tahun.

In the future, Bintan would be the second Bali – Minister of Tourism

Namun sekitar 75% orang-orang yang berlibur ke sana adalah masyarakat dari negara Singapura, Malaysia, India dan Australia.

Kawasan ini memang bisa dibilang elit, pasalnya Image yang dibangun adalah ‘Privat Island’. Mereka-mereka yang ingin berlibur di suatu tempat yang jauh dari main stream dengan suasana alam yang pekat.

ini ada beberapa foto yang saya ambil

Bintan Lagoon Resort

Sore itu pukul 16.30 WIB dengan cuaca yang sangat mendukung, beberapa wisatawan bersama keluarganya bermain di pinggiran kolam renang, sebagian lainya membaca buku dan suara kicauan burung ikut menambah suasana yang memang sangat tenang.

Persiapan Acara
Mojito, Cuba Traditional Drink
Food and Baverage in Bintan Lagoon Resort

Secara harga menu makanan di sini mahal, tapi ya memang tempat elit. Kisaran Rp 50 ribu ke atas. Untuk Burger yang saya pesan yaitu mirip ‘Burger King’ dengan harga Rp 160 ribu per burger. Untuk Minuman Rp 70 ribu per gelas.

Bintan juga sangat dekat dengan Singapura, jika mau kami bisa pergi dengan durasi 30 menit untuk sampai di dermaga ‘Port Singapore’.

Bercanda atau tidak Mas Alfan bercerita bahwa terkadang untuk makan siang saja karyawan AP 2 makan di Singapura.

“Kadang kita kalau mau makan aja nih nyeberang (ke Singapura) dulu,” ucapnya sambil menyantap Kongkow lezat.

Bukan hanya karyawan, sopir kami juga bilang bahwa orang-orang Tanjung Pinang lebih memilih liburan keluarga ke Singapura ketimbang Jakarta.

” Bayangin mas ke Jakarta, waduh udah sama keluarga tiketnya berapa, apalagi sama anak kecil juga, mahal. Mendin kita ke Singapura,” timpalnya.

Terakhir Alhamdulillah acara malam itu sukses, Kami tutup dengan Wefie bareng ketiga teman saya.

Acara Malam ‘ Angkasa Pura II Gatgering Airlines 2018’
Saya, Pak Hendra dari Bisnis Indonesia, Andri Kompas.com dan Mas Ilyas liputan6.com
Come back to Jakarta !

Terima kasih Bintan, and Have a great another journey guys !

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s